Keluarga Pelindung Kehidupan

Dr. HELMI, S.H., M.H (2) - JAMBI, DIPO WIRANTO (2) - KALIMANTAN, YULI (1) - PALEMBANG, SYAHRUL KAMAL (1) - MARTAPURA - OKUT, IDA MULYANTI (1) - PALEMBANG, BUDI ARYADI (2) - PALEMBANG, RAHMATULLAH (1) - CILEGON, ABU DARDA'(2) - JAMBI, 14/3-2016: EDI SUDARMANTO BIN PAWIRO SONTO (1) - LAMPUNG, 30/3-2016: AHMAD RIYANTO BIN JUMARI (1) - LAMPUNG, 9/5-2016: AGUSLIM BIN ABUSANI (1) - BEKASI, 9/5-2016: BAHTIAR BIN TARABEN (1) - BEKASI, 9/5-2016: ZULKIFLI BIN BAKHTIAR (2) - BEKASI, 9/5-2016: SALDI YUNOF BIN UYUN SUTAN BATUAH (2) - BEKASI, 11/6-2016: YATRISNAH BINTI ZAIRIN (2) - BANDUNG, 2/8-2016: DARMAWATI BINTI KAMARUDIN (2)

Sabtu, 26 Maret 2016

Salam Pembuka, Selamat Berkunjung di Blog Sebar Ilmu Pelindung Kehidupan

Blog Sebar Ilmu Pelindung Kehidupan adalah media jasa pembuatan Blog untuk saudara-saudaraku keluarga Pelindung Kehidupan dimana saja berada di seluruh Nusantara tercinta Indonesia, untuk dapat menyebarkan Ilmu Pelindung Kehidupan dengan media Internet.

Dunia teknologi semakin berkembang pesat dengan berbagai fasilitas teknologi, seperti Smart Phone (Telpon Pintar), dan orangnya pun harus lebih pintar memanfaatkan fasilitasnya untuk sebar Ilmu Pelindung Kehidupan dengan media Blog Anda sendiri.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan berdasarkan data Susenas 2014 dan 2015, jumlah penduduk Indonesia mencapai 254,9 juta jiwa.

Data BPS menunjukkan, dari total tersebut, penduduk laki-laki mencapai 128,1 juta jiwa sementara perempuan sebanyak 126,8 juta jiwa.

“Jumlah tersebut naik dari 2014 yang berjumlah 252 juta jiwa,” demikian seperti keterangan tertulis BPS, Jumat (20/11/2015) dikutip finansial.bisnis.com.

Dari data BPS diatas, pada tahun 2014 - 2015 jumlah penduduk Indonesia mencapai  254,9 juta jiwa. Nah, dari sumber yang kami himpun dan dapat dipercaya bahwa  baru sekitar 9,8 % masyarakat Indonesia yang mengambil Hak Ilmu Pelindung Kehidupan sisanya 90,2% belum mengambil hak, ini merupakan kesempatan kita untuk mengenalkan Ilmu Pelindung Kehidupan di berbagai pelosok daerah di Indonesia.

Apalagi bila di tinjau untuk masyarakat dunia, hanya segelintir saja yang sudah mengambil Hak Ilmu Pelindung Kehidupan. Nah dengan media internet kita masing-masing keluarga Pelindung Kehidupan dapat menyebarkan Ilmu Pelindung Kehidupan, baik keluarga kita yang tersebar di pelosok tanah air atau orang lain yang bukan ada ikatan persaudaraan sedarah dengan kita. Media internet inilah cara yang paling tepat memperkenalkan Ilmu Pelindung Kehidupan.

Pengalaman pribadi saya, Zulkarnain Tajir, entah kapan saya dapat menyebarkan dan mengenalkan Ilmu Pelindung Kehidupan ke masyarakat Kalimantan Umumnya, namun sudah ada yang mengambil hak Ilmu Pelindung Kehidupan tingkat 2 (guru), Dipo Wiranto pegawai PT. Pegadaian Cab. Kalimantan Timur. Yang saya salurkan dari jarak jauh, karena kesibukan yang bersangkutan tidak dapat datang langsung.

Dari daerah Jambi, entah kapan saya ada kesempatan untuk dapat bertandang ke sana, namun berkat Blog yang saya buat di internet telah membantu saya menyebarkan Ilmu Pelindung Kehidupan dalam 24 jam 7 hari tanpa henti, sementara saya masih dapat beraktifitas lain dan istirahat tidur. Pertama, Dr. Helmi, S.H, M.H, seorang Dosen Unja (ambil Hak tingkat 2 (guru), dan Kedua, adalah Abu Darda' namanya, orang yang mengontak saya bahwa ada temannya, Ahmad Maliki namanya, ingin mengambil Hak Ilmu Pelindung Kehidupan, karena yang bersangkutan masih tingkat 1 (pribadi). Dan saya diminta untuk dapat datang langsung menemuinya,

Karena tidak mengganggu kesibukan maka saya putuskan untuk dapat datang langsung menemuinya di daerah Tangkit, Jambi. Hasil usulan dan saran saya, bahwa teman itu (Ahmad Maliki) selayaknya dia sendiri yang mengesahkan hak Ilmu Pelindung Kehidupan. Maka saya anjurkan dulu Abu Darda' bermusyawah dengan istrinya, dan istrinya merestui Abu Darda' ningkat 2 (guru) dengan saya sedangkan temannya tadi, Ahmad Maliki yang bersangkutan mengesahkan tingkat 1 (pribadi).

Dari daerah Lampung, Edi Sudarmanto (pengesahan jarak jauh), dan dari Cilegon, Palembang serta OKU Timur orang tersebut dapat penjelasan setelah membaca tentang Ilmu Pelindung Kehidupan pada Blog yang saya buat dan meraka datang langsung untuk pengesahan Haknya.
Baca selengkapnya